Bakar Masjid

Bakar sate, asyik. Bakar ayam,  enak.  Bakar ikan, mantap.  Bakar masjid?

Ucapkan istighfar  dan mohonkanlah ampun untuk mereka yang  – sengaja maupun tak sengaja – membakar masjid, seperti yang terjadi pada Masjid Al Furqon, milik Jemaah Ahmadiyah Indonesia di   Kampung  Parakan Salak RT 02/02 Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat, Senin (28/4) dinihari.

Alih-alih mau memerangi “ajaran sesat”, para pembakar itu  sendiri  sudah menjerumuskan diri melakukan “kesesatan” dengan membakar rumah Allah.  Bila  ajaran Ahmadiyah  dianggap sesat,  apakah masjidnya juga ikut-ikutan sesat?

Bukankah  Islam mengajarkan umatnya untuk tetap berlaku adil sekalipun terhadap  kelompok /golongan yang  dibenci?

Kasus  ini  menunjukkan bahwa imbauan para  pemuka agama untuk tidak melakukan aksi kekerasan terhadap Jemaah Ahmadiyah berikut aset-asetnya,  belum  dipatuhi  umat di tingkat akar rumput. 

Agar kasus serupa tak terulang kembali, para ulama harus turun langsung ke lapangan guna mengimbau  dan  mengingatkan umat untuk menjauhi aksi-aksi kekerasan  seperti itu.

Jangan biarkan energi umat terbuang percuma untuk  merusak dan  membakar.  Arahkan  energi dan potensi mereka untuk mengatasi problem yang lebih riil, seperti pengentasan kemiskinan dan kebodohan!

 

Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar