Beritanya ringan, tidak membuat kening berkerut, tapi cukup informatif. Yang diberitakan bisa seorang figur publik, pesohor, pejabat, pengusaha, dan tokoh masyarakat. Di beberapa koran, berita seperti itu diletakkan di halaman terakhir. Tapi ada pula koran yang menempatkannya di halaman dalam.
Nama rubriknya macam-macam. Kompas menamakannya “Nama & Peristiwa”; Suara Karya: “Senggang”; Media Indonesia: “Sosok”; Pikiran Rakyat: “Apa & Siapa”; Majalah Tempo: “Pokok & Tokoh”.
Tapi ada pula koran yang tidak memberi nama khusus untuk rubrik tersebut. Di Investor Daily, misalnya, tidak ada nama rubriknya, tapi ditempatkan di halaman “Lifestyle”. Begitu juga dengan Republika. Pengelola koran ini menempatkannya di halaman “Warna”.
Meski bukan berita utama, berita-berita tentang tokoh yang menjadi buah bibir tersebut tetap harus ditulis dengan serius, dan harus didukung data akurat. Memberitakan tokoh yang merayakan ulang tahun, misalnya, harus didukung data tentang tempat dan tanggal lahir tokoh tersebut.
Tulisan akan menjadi lebih menarik bila ulang tahun tokoh tersebut dirayakan dengan cara yang tidak biasa. Seperti ulang tahun sastrawan Hamsad Rangkuti, yang ditulis di rubrik “Nama & Peristiwa” Kompas, Jumat (9/5).
Hamsad yang berulang tahun ke-65, Rabu (7/5) lalu, dikejutkan “pengumuman” tentang hari jadinya ketika tengah dalam penerbangan Jakarta – Denpasar. “Jadi ramailah suasana karena ada penumpang tua berultah di antara awan berarak,” katanya.
Berita tentang satu tokoh bisa pula dimuat di koran berbeda pada hari yang sama. Republika dan Media Indonesia edisi Jumat (9/5), mewartakan presenter dan penyiar radio Muhammad Farhan, yang tengah menangani satu program bincang-bincang di sebuah tv swasta. Farhan, tulis kedua koran itu, melakukan kegiatan reportase selayaknya wartawan di acara tersebut.
Rubrik yang isinya berita-berita singkat ini bisa mendongkrak popularitas seorang tokoh, dan juga bisa menambah informasi pembaca menyangkut kehidupan tokoh tersebut.
Tentu hanya mereka yang “punya nama” yang layak ditulis. Kita yang orang awam menjadi pembacanya.
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar
