Ketika akan membayar di kasir saat berbelanja di Alfa Supermarket Meruya, Jakarta Barat, saya teringat kalau pemantik api sudah habis. Untung di dekat meja kasir barang tersebut tersedia.
Saat memilih pemantik api, ada satu hal yang mengganjal di benak saya. Bukan masalah model atau harga. Tapi salah satu pemantik api yang dipajang menggunakan logo Carrefour. “Kenapa pula barang Carrefour dijual di Alfa?”
Saya tak sempat bertanya ke kasir karena terlihat dia cukup sibuk. Pertanyaan itu baru terjawab setelah membaca Kontan, Sabtu (17/5).
Ternyata raksasa retail dari Perancis tersebut telah menguasai 75% saham PT Alfa Retailindo. Mulai pekan ini, manajemen baru mengubah nama Alfa menjadi Carrefour. Ada 29 gerai Alfa yang akan menyandang nama baru. Rencananya, proses ganti nama itu akan tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri, Oktober nanti.
Tapi tidak semua gerai Alfa akan menyandang nama Carrefour. Hanya gerai seluas lebih dari 3.500 meter persegi yang menggunakan nama Carrefour. Sedangkan gerai yang luasnya di bawah ukuran itu namanya Carrefour Express.
Proses ganti nama itu sudah dilakukan di dua gerai eks Alfa Supermarket. Satu berada di bekas Alfa di kawasan Panjang Jiwo, Surabaya, dan satu lagi di Taman Harapan Indah, Bekasi.
Penampilan Alfa Supermarket di Komplek Taman Harapan Indah, Bekasi, telah berubah. Warna biru tua yang sebelumnya mendominasi penampilan gedung supermarket tersebut kini sudah berganti menjadi warna kuning cerah. Papan nama besar Alfa pun sudah diturunkan. Sebagai gantinya, bertengger papan nama Carrefour.
Yang masih menjadi pertanyaan bagi saya adalah nasib gerai Alfamart. Apakah akan menjadi Carrefour Express, atau menyandang nama lain?
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar

mas mas, tidak ada hubungannya alfamart dengan alfa supermarket…2 entity yang berbeda dan pemegang saham yang berbeda.
yang diakuisi carrefour adalah alfa supermarket, bukan alfa mart.
jadi ya nasib alfamart tetap mini market milik lokal
mengenai perubahan nama ini, ada yg aneh dgn Alfa Jember,
ukuran gerainya tidak gede2 amat, tapi berubah nya jadi Carrefour, bukan Carrefour Express.
kita curiganya sih mungkin gerainya bakal diperluas, makanya tidak pakai embel2 Express.