Peristiwanya sudah bikin heboh, tapi masyarakat banyak yang belum tahu siapa yang punya ide menebar duit dari udara di Serang, Ahad lalu. Setelah peristiwa heboh itu, si pemilik ide, Tung Desem Waringin, masih irit bicara.
Kehadirannya di talk show Empat Mata, Rabu (4/6), telah menguak latar belakang dari ide sensasional tersebut. Menurut Tung, menebar duit dari udara adalah strategi promosi buku terbarunya, Marketing Revolution.
“Dana promosinya dari Gramedia,” katanya menjawab pertanyaan Tukul Arwana, host Empat Mata.
Semula “hujan duit” akan dilaksanakan di Parkir Timur Senayan. Tapi Polda Metro Jaya tak memberi izin. Lokasi kemudian dipindahkan ke Alun-alun Bandung. Kendala yang sama kembali terulang. Kepolisian setempat tak memberi izin.
Akhirnya, acara dipindahkan ke Serang. Tepatnya di Lapangan Grup I Kopassus, Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Serang, Banten.
Atas saran Polda Metro Jaya, panitia tidak mempublikasikan acara tersebut guna menghindari konsentrasi massa dalam jumlah besar. Mereka juga tidak memberi tahu wartawan.
“Beberapa menit sebelum dilaksanakan, hanya ada dua puluh orang di lapangan. Tapi rupanya mereka semua bawa handphone. Jadi bisa memberi tahu yang lain sehingga pada kumpul,” tuturnya.
Menurut Tung, gaung berita “hujan duit di Serang” sampai ke luar negeri, dan diberitakan beberapa media, seperti New York Times dan BBC. “Teman saya di India kirim sms. Katanya, I see your face on tv.”
Sebuah ide sensasional pasti mengundang pro-kontra. Hal itu diakui Tung terjadi juga pada “hujan duit di Serang”. “Ada yang beri tanggapan positif, ada juga yang negatif. Untuk yang negatif, ini just for marketing. Mohon ambil yang positifnya, yang negatif ditinggalkan,” pinta motivator sukses tersebut.
Selain Tung, tamu Empat Mata malam itu adalah artis sinetron Dian Nitami dan Syahrul Gunawan, Presiden Jember Fashion Carnaval, Hafid, dan seorang mahasiswi bernama Ming-ming.
Ketika ditanya Tukul apakah bersedia membantu Ming-ming, yang membiayai kuliahnya dari memulung, Tung menyatakan kesanggupannya. “Kebetulan istri saya juga namanya Ming-ming,” ucapnya.
Bukan kali ini saja Tung melakukan hal yang sensasional. Beberapa tahun lalu, dengan mengenakan busana khusus dia berkuda di Jakarta untuk mempromosikan buku terbarunya.
Entah ide gila apa lagi yang akan dipakai untuk promosi buku terbarunya tahun depan?
1 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar

TDW memang dahsyat. Kemunculannya di Empat Mata sebagai bukti keberhasilan marketingnya.