Dari Aceh Dilepas di Lampung Barat

Sejak  kecil saya  sudah sering ke Lampung  Barat. Kebetulan pula orang tua berasal dari Pesisir Tengah Krui. Terakhir  saya ke sana  Januari lalu.   Namun belum sekali pun saya  ke  kawasan Pesisir  Selatan, dimana  terdapat  Tambling  Wildlife  Nature  Conservation  (TWNC).

Kawasan konservasi itu saat ini tengah jadi buah bibir  karena  menjadi tempat  pelepasliaran dua harimau sumatera  yang berasal dari Aceh Selatan.  Rencananya, pelepasliaran itu  akan dilaksanakan Selasa (22/7),  dan akan disaksikan  Menteri Kehutanan MS Kaban.

Seperti dilaporkan  Media Indonesia,  Senin (21/7),  jumlah harimau yang  dikonservasi   sebanyak lima ekor.  Satwa langka itu  dirawat  di  Rescue  Center TWNC sejak  27 Juni 2007.

Pelepasliaran itu, tulis Media Indonesia, merupakan yang  pertama di dunia.    Sebelumnya, pelepasliaran    harimau di dunia terjadi di SIberia, namun gagal.   Dua anak   harimau yang  dilepaskan  di  Siberia  pada delapan bulan berikutnya  ditemukan tak bernyawa.

Menurut  Tony Sumampauw,  Direktur Taman Safari Indonesia,   metode pelepasliaran   dua harimau sumatera   yang bernama Pangeran dan Agam   cukup sistematis  dan bisa menjadi model.

Bila  pelepasliaran itu berhasil, bisa  menjadi  contoh konservasi harimau   di dunia internasional.  Berbagai  negara dan lembaga  konservasi   akan  meniru keberhasilan Indonesia, dan nama Lampung Barat, khususnya  TWNC, akan semakin dikenal dunia.

Semoga pelepasliaran itu berlangsung sukses,  dan harimau sumatera  asal Aceh tersebut bisa berkembang biak di  Lampung Barat.

No Comments Yet

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar