Perampok Lagi Kejar Setoran?

Kemajuan teknologi membuat kita  makin mudah mengakses  informasi  terkini dari daerah. Apalagi sekarang banyak koran daerah yang  membuat  website, sehingga berita versi on line  bisa mudah diakses.

Salah satu koran daerah yang punya  website adalah Lampung Post (www.lampungpost.com). Untuk mengetahui informasi terkini dari provinsi di ujung selatan  Sumatera itu, saya buka website-nya. 

Ada satu berita edisi  Selasa (16/9) yang bikin saya miris. Judulnya “Rampok Kepung Lampung”.

Diberitakan bahwa aksi perampokan mengganas di seantero Lampung. Terakhir, pada Senin (15/9), rampok  menguras uang PT Tirta Investama  di  Bandar Lampung sebesar Rp 122,8 juta.

Masih pada bulan September, sebelumnya  terjadi  4 kasus perampokan, masing-masing   di Padangratu, Lampung Tengah;  Jabung, Lampung Timur; Sukoharjo, Tanggamus;  dan Pakuan Ratu,  Way Kanan.

Untuk mengetahui reaksi masyarakat atas  aksi rampok yang mengganas itu, saya coba hubungi  Toyib, kerabat saya di Bandar Lampung, via sms.

“Rampok kepung lpg!” kata saya mengutip judul berita Lampung Post.

“Perampok lagi ngetes kemampuan polri. Hebatnya ngerampok  4 toko  di pasar yang sama siang  hari!” balasnya.  Kasus yang dia maksud   terjadi di  Pasar Baru, Padangratu, Lampung Tengah.

“Hebat bener rampoknya.  Pake ilmu apa?”

“Konon kt nya  oknum  serdadu  dr ujung lpg dkt sumsel, jd  bawaannya  laras pjg bkn ’si bongkok’, shg  yg ngejar skrg densus 88  bkn polsek a polres lg.”

Kalau benar apa yang dia katakan, itu berarti  polisi menghadapi lawan berat karena  senjata yang dipakai perampok bukan lagi  senjata rakitan atau senjata tajam tradisional, melainkan senjata api laras panjang.

“Wah, rupanya menjelang lebaran  perampok lagi kejar  setoran,” gumam saya dalam hati. 

Mampukah  Polri mengungkap kasus-kasus perampokan tersebut, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mau merayakan lebaran?

1 Komentar

  1. berkunjung nih apa kabarnya.


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar