Mengungkap Sepak Terjang dan Tipu Daya Mossad

Judul buku: Gideon’s Spies: Sejarah Rahasia Mossad

Penulis: Gordon Thomas

Penerbit:  Pustaka Primatama,   2008

Tebal: xxii + 360 halaman

 

Buku ini  mengisahkan berbagai operasi intelijen   yang dilakukan Dinas Rahasia Israel, Mossad.  Selain operasi intelijen   yang ditangani langsung  oleh Mossad,   dipaparkan juga  berbagai peristiwa besar yang turut  diselidiki Mossad,  seperti kematian Putri Diana, dan percobaan pembunuhan Paus Johannes Paulus II.

Hampir seluruh  operasi intelijen  yang diungkapkan dalam buku ini berujung pada    penangkapan  atau   pembunuhan. Namun tak semuanya  berhasil.  Rencana pembunuhan  terhadap Khalid Meshal,  aktivis Hamas di Amman, Yordania,  misalnya,   bisa dibilang gagal total.

Begitu pula dengan  penangkapan seorang bekas petinggi Nigeria,   yang dibarter dengan pasokan minyak, juga gagal karena berhasil   dibongkar intelijen Inggris.

Tak cuma berhasil   menangkap dan  membunuh  target operasi,  Mossad juga   berhasil menggagalkan  rencana pembunuhan   terhadap petinggi Israel, Perdana Menteri Golda Meir.

Dinas rahasia tersebut berhasil pula menggagalkan   rencana penyerangan terhadap wilayah Israel,  yang akan dilakukan  satu unit  pasukan khusus Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Kisah lain yang menarik untuk disimak adalah   pertarungan   Mossad  melawan dinas rahasia negara lain, saat mereka berebut pengaruh  di kawasan Afrika. 

Di sana, agen-agen Mossad  sempat bentrok    dengan para  agen Dinas Rahasia Cina, CSIS. Bunuh-membunuh pun terjadi. Selama tiga tahun Mossad  melancarkan   perang mematikan untuk menghancurkan  jaringan CSIS  di hampir  seluruh kawasan Afrika.

Akhirnya,  melalui  perantaraan  Presiden  Mobutu dari Zaire,  CSIS menyatakan ingin berhenti berperang.

Mereka  punya kesamaan minat, yakni   membendung   pengaruh Rusia  di  benua tersebut.  Mossad dan CSIS pun  bersekutu untuk menghadapi musuh bersama,    yakni Dinas Rahasia Rusia,  KGB.

Buku ini merupakan bagian pertama  dari dua jilid  yang  akan diterbitkan Pustaka Primatama.  Membacanya cukup mengasyikkan  karena banyak   mengungkap   berbagai trik dan tipu daya  Mossad  dalam menaklukkan target operasinya.

Tapi pembaca  harus kritis. Sebab  isi buku ini   tak lepas  dari politik pencitraan, yang mencitrakan Mossad, pada khususnya, dan Israel pada  umumnya,   sebagai hero yang  selalu benar dan  punya   alasan kuat untuk    menyingkirkan   musuh-musuhnya, baik dengan cara  halus maupun dengan   cara yang   paling keji sekalipun.

Sementara musuh-musuhnya,   khususnya musuh klasik  dari pihak Arab dan Palestina,  dicitrakan  sebagai teroris  yang haus darah  dan wajib dimusnahkan.  Ini  terlihat, misalnya,     dari penggunaan  istilah seperti “teroris Arab”  atau “teroris PLO”.

Buku ini juga tak memuat   kegagalan teranyar  Israel   dalam perang di Lebanon melawan Hizbullah, beberapa waktu lalu.  Mungkin pada jilid 2? Kita tunggu saja!

About these ads

3 Komentar

  1. tipu dan BIN ada ga ya?

  2. “Sejarah Rahasia Mossad” merupakan bacaan yang sangat menarik dan mengasikkan. Sebagai salah satu dinas intelijen terbaik dan paling berpengaruh di dunia sepak terjangnya selalu menarik untuk diikuti termasuk kisah di dalam buku ini.

  3. Kapankah BIN bisa sekaliber Mossad??, mungkin hanya dalam impian…?? salut utk mossad dari negara kecil tapi canggih…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.