Terkuaknya Jati Diri Maryamah Karpov

Judul buku:  Cinta di  Dalam Gelas

Penulis: Andrea Hirata

Penerbit: Bentang, 2010

Tebal: vi + 270 halaman

Jangan sekali-kali memandang remeh  kemampuan perempuan! Bila  masih ada yang meragukannya,  bacalah buku ini! 

Novel kedua dwilogi    Padang Bulan ini menceritakan  perjuangan Maryamah Karpov, seorang perempuan Melayu  lugu, yang  berambisi besar untuk  jadi jago catur. Bukan untuk meraih  gelar grandmaster  atau jadi juara dunia, tapi untuk membuktikan kepada para lelaki di kampungnya bahwa  perempuan  pun punya kemampuan  mumpuni di  permainan olah pikir itu.

Siapa Maryamah Karpov? Pembaca  tetralogi Laskar Pelangi  tentu tak asing lagi  dengan nama itu karena menjadi judul novel terakhir dari tetralogi tersebut. Namun, seakan  ingin  membuat  pembaca penasaran, dalam novel tersebut justru peran Maryamah tidak terlalu  menonjol. Rupanya Andrea  baru  membuka  seluas-luasnya jati diri Maryamah dalam dwilogi ini. 

Dalam Padang Bulan, novel pertama  dwilogi  Padang  Bulan,   tokoh utamanya  adalah Enong, perempuan pekerja keras yang punya  semangat belajar tinggi. Oleh Andrea, Enong  dijuluki sebagai “perempuan pendulang timah pertama”, mengingat  dominasi lelaki yang begitu besar dalam pekerjaan itu.

Novel ini,  Cinta di Dalam Gelas, merupakan kelanjutan  perjuangan hidup   Enong. Tokoh utamanya  adalah  Maryamah Karpov.  Lengkapnya, Maryamah binti Zamzami,  yang selama ini dikenal sebagai Enong. Zamzami adalah ayahnya yang meninggal  karena kecelakaan kerja saat Enong kelas 6 SD.  Jadi, di novel inilah  terkuak dengan selebar-lebarnya jati diri  Maryamah Karpov, yang punya nama kecil Enong.

Dalam novel ini Andrea menggambarkan hidup Maryamah   tetap keras  dan  punya semangat  hidup tinggi. Dia  tinggal sebatang kara.  Ibunya   telah meninggal, sementara ketiga adiknya   telah berumah tangga.    Maryamah sempat  menikah  dengan Matarom. Namun lelaki itu  meninggalkannya,  dan tinggallah  perempuan itu  hidup sendiri  tanpa  suami dan anak. Dari pernikahannya dengan Matarom, Maryamah tak beroleh keturunan. 

Bila di Padang Bulan sosok Enong  digambarkan sangat gigih  belajar bahasa Inggris, dalam  novel Cinta di Dalam  Gelas   Andrea menggambarkan sosok  Maryamah sebagai perempuan cerdas yang  mampu  menyerap ilmu catur  dengan baik. Bukan cuma itu,  kemampuannya   bermain catur  bisa mengalahkan  para lelaki, termasuk  Matarom, mantan suaminya.

Dari dua novel tersebut, tergambar sosok Maryamah alias Enong sebagai perempuan pelopor di kampungnya. Di Padang Bulan, sosok Enong digambarkan sebagai perempuan pertama yang mendulang timah.   

Sementara di Cinta di Dalam Gelas, sosok Maryamah  adalah pelopor kaum hawa  dalam bertanding catur.  Selama ini hanya lelaki yang bermain dan bertanding catur. Urusan perempuan hanya membuat kopi untuk  teman lelaki bermain catur.

Tak  heran, saat berhembus kabar Maryamah akan ikut kejuaraan catur dalam rangka peringatan  17 Agustus,  banyak  yang pro dan kontra.  Kalangan konservatif menentangnya, sementara  kaum hawa  dan mereka yang berpikir moderat mendukungnya. Walhasil, jalan tengahnya,  dia diperbolehkan  bertanding, namun dengan mengenakan burka (cadar) sehingga hanya tampak matanya. Itu pun belum cukup.  Antara dirinya dan  lawannya dibatasi dengan selembar kain untuk menghindari kontak mata.

Buku ini  mengisahkan  perjuangan   Maryamah  melewati babak demi babak hingga  menjadi juara catur. Banyak suka duka yang  dialaminya  menuju takhta juara.  Berbagai intrik busuk  untuk menjegalnya diceritakan dengan apik dalam  novel ini.    Namun langkah   Maryamah  tak terhentikan.

Dialah  pemenangnya,  dan dia juga  yang berhasil membuka mata lelaki  untuk tidak meremahkan kemampuan perempuan.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s