Biar Jadul Tapi Bijak

Judul buku:  Belajar Menjadi Jadul

Penulis: Gus Lim dan Arini  Hidajati

Penerbit: Diva Press, 2010

Tebal: 136 halaman

Istilah Jadul (Jaman dulu) kerap dilekatkan untuk sesuatu yang kuno dan ketinggalan jaman.  Orang modern  merasa gengsi bila dianggap Jadul. Mereka takut dianggap  ketinggalan jaman dan tidak mengikuti perkembangan  jaman.

Namun, seiring  dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan  kelestarian lingkungan hidup, tidak sedikit orang modern yang  menganut pola hidup Jadul.

Di bidang transportasi, misalnya,  pemakaian sepeda  onthel  kembali marak. Penggemarnya  membentuk  komunitas tersendiri dan  tidak malu dianggap Jadul. Selain lebih sehat, hobi  menunggang sepeda onthel  telah mendongkrak  pamor sepeda  kuno  yang kini banyak diburu kolektor.

Buku ini berisi 111 tulisan, yang membandingkan pola hidup Jadul dan modern.  Penulisnya, Gus Lim dan Arini Hidajati,  menggambarkan  pola hidup orang Jadul dengan orang  modern dalam kehidupan sehari-hari, seperti makan, minum, bekerja,   ibadah, dan berbagai aktivitas lainnya. 

Dari berbagai perbandingan tersebut terlihat  bahwa pola hidup Jadul lebih bijak dibandingkan pola hidup  modern. Sebab  orang Jadul   terbiasa hidup sederhana, rajin tirakat,   lebih dekat dengan alam,  dan tidak boros dalam menggunakan energi.  

  Badan mereka  lebih sehat karena banyak mengonsumsi sayuran dan tidak mengenal zat  pewarna, pemanis dan penambah rasa. Mereka juga tidak mengonsumsi makanan instan yang kaya lemak. Pola hidup sederhana membuat mereka  terjauh dari stres karena  hidupnya tidak ngoyo.

Tentu saja  mereka yang terbiasa dengan  pola hidup modern yang  serba instan, boros energi  dan maunya serba cepat, tidak cocok dengan langgam hidup Jadul.  Pola  hidup seperti itu  mungkin dianggap tidak bisa mengikuti dinamika hidup orang modern  yang   akrab dengan stres  dan selalu dikejar tenggat.

 Diperlukan kearifan dan kerendahan hati untuk  memahami pola hidup Jadul. Mereka yang angkuh  dan  melecehkan  pola hidup Jadul  sulit untuk  sedikit menoleh kepada kearifan orang Jadul  yang  hidupnya sederhana, namun sehat badannya dan panjang umurnya.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s